Berita

Istri Yusuf Sakit Stroke, PKS Siapkan Bantuan

Selasa, 22 Maret 2010

Pimpinan PKS

Pimpinan PKS

INILAH.COM, Jakarta – Meski diserang oleh Yusuf Supendi, PKS akan memberikan bantuan ekonomi kepada mantan anggota Majelis Syuro-nya tersebut.

Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq mengatakan partainya saat ini tengah mempersiapkan bantuan kepada Yusuf yang kabarnya dalam kondisi yang memprihatinkan.

“Bahkan sekarang ini kami sedang menyiapkan langkah-langkah untuk membantu yang bersangkutan dan keluarganya,” tuturnya di DPR, Jakarta, Selasa (22/3/2011).

Menurut Mahfudz, pihaknya mendapat kabar bahwa istri Yusuf Supendi (sebelumnya ditulis Yusuf Supendi, red) sudah lama mengalami sakit stroke yang membutuhkan biaya berobat tinggi. Oleh karena itulah PKS berencana memberikan bantuan kepada mantan Wakil Ketua Dewan Syariah PKS tersebut.

“Ada situasi yang menurut saya prihatin dan perlu dibantu dalam hubungan kemanusiaan yang harus kami lakukan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Yusuf Supendi membuat gebrakan membongkar aib sejumlah elite PKS. Dari mulai dugaan korupsi dana partai hingga persoalan poligami.

Sejumlah elite PKS yang dipermasalahkan adalah Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Sekjen PKS Anis Matta, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq, Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin, dan anggota Majelis Syuro Soeripto.

 

PKS Kaji ‘Permainan’ Dibalik Sikap Yusuf

Selasa, 22 Maret 2011.

Mahfudz Siddiq

Mahfudz Siddiq

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq mengaku partainya tidak mempermasalahkan tindakan Yusuf Supendi yang melaporkan para petinggi PKS ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sebab, menurut Mahfudz, partainya tidak melarang mantan Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Yusuf Supendi membuat aduan-aduan, termasuk ke KPK.
“Selama ini, baik DPP maupun fraksi kan tidak melarang. Ya, silakan saja,” ujar Mahfudz di DPR, Jakarta, Senin 21 maret 2011.

Seperti diketahui, petinggi PKS yang dilaporkan ke KPK adalah Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, Presiden PKS Luthfi Hasan, Sekjen PKS Anis Matta dan Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq. Laporan Yusuf terkait dugaan penggelapan dana pilkada DKI oleh Anis Matta dan penerimaan dana dari negara asing yakni Timur Tengah untuk partai.

Mahfudz melanjutkan, PKS sedang mengkaji apakah memang ada permainan tertentu dari semua yang disampaikan Yusuf Supendi. Namun, dalam hal itu yang diserahkan untuk mengkaji adalah fraksi.

“Sekarang fraksi sedang mengkaji semua pernyataan-pernyataan dia (Yusuf) yang sudah disampaikan, baik ke Badan Kehormatan, ke KPK, dan statement dia di tempat lainnya,” kata Mahfudz.

Nantinya, kata Mahfudz, fraksi pula yang akan menentukan langkah apa yang akan dilakukan terhadap Yusuf Supendi. “Opsi-opsi respon yang akan dilakukan seperti apa, apakah opsi langkah hukum atau tidak, ya macam-macamlah,” ujarnya.

Rudal Sekutu Serang Libya, 48 Tewas

Serangan Rudal

Serangan Rudal

Serangan udara Amerika Serikat (AS) dan sekutunya dari Uni Eropa ke sejumlah titik di Libya diperkirakan telah menewaskan sedikitnya 48 orang. Serangan udara ini adalah terbesar kedua setelah perang Irak yang menjatuhkan rezim Saddam Husein.

TV Libya mengutip angkatan bersenjata mengatakan 48 orang tewas dan 150 terluka dalam serangan sekutu. Sebagian besar dari korban adalah anak-anak, namun tak ada rincian lebih lanjut mengenai korban tersebut.

Seperti dikutip dari laman Associated Press (AP), Minggu, 20 Maret 2011, militer AS menembakkan 112 misil Tomahawk dari kapal Amerika dan Inggris, dan kapal selam pada 20 target guna menjatuhkan pertahanan laut Libya.

Sementara itu, pesawat jet Perancis menyerang melalui udara dengan menembakkan rudal salvos ke daerah timur. Di sisi lain, pasukan Inggris juga melesatkan rudal mereka ke daerah Utara.

Serangan tersebut bertujuan menegakkan zona larangan terbang sesuai resolusi PBB yang merupakan upaya internasional menghentikan Khadafi. Presiden Barack Obama yang tengah melakukan kunjungan ke Brasil mengatakan aksi militer bukanlah pilihan pertama bagi dirinya. AS juga menegaskan tidak akan mengirim pasukan darat ke Libya.

“Ini bukan keputusan Amerika Serikat atau salah satu mitra kami,” kata Obama dari Brasil. “Kita tidak bisa berpangku tangan ketika seorang tiran memberitahu orang-orang di sana tidak akan ada belas kasihan.”

Menghadapi serangan udara dari AS dan negara sekutunya itu, Pemimpin Libya Muammar Khadafi bersumpah untuk membela negaranya dari perang yang disebutnya sebagai agresi perang salib. Khadafi juga mengancam keterlibatan kekuatan internasional akan menyebabkan wilayah Mediterania dan Afrika Utara dalam bahaya.

Ribuan pendukung rezim Khadafi dilaporkan berkemas menuju kamp militer Al-Aziziya di Tripoli. Lokasi ini adalah tempat perlindungan pemimpin yang telah berkuasa puluhan tahun ini dari serangan.

Yakuza Pun Bantu Korban Gempa Jepang

ilustrasi Yakuza

ilustrasi Yakuza

Gempa 9 skala richter yang menguncang Jepang telah mengakibatkan lebih dari 18 ribu jiwa menjadi korban. Data sementara menunjukkan 7.197 jiwa dipastikan meninggal dunia, sementara 10.905 lainnya resmi dinyatakan hilang.
Kehilangan sanak saudara, handai tolan pun dirasakan kelompok mafia Jepang atau dikenal dengan nama Yakuza. Terkadang kondisi terburuk membuat orang melakukan hal yang baik.

Tak lama berselang setelah gelombang tsunami menerjang, dua kelompok besar Yakuza bergerak menjadikan kantor mereka sebagai basis untuk distribusi makanan, air dan selimut. Barang-barang tersebut langsung dikirmkan melalui dua truk besar ke daerah terkena bencana.

Sehari setelah gempa, Inagawa-kai, kelompok Yakuza ketiga terbesar di Jepang mengirimkan dua puluh lima truk dengan kapasitas masing-masing empat ton yang mengangkut popok kertas, ramen (sejenis mie) instant, baterai, lampu pijar, minuman dan kebutuhan sehari-hari lainnya ke daerah Tohoku.

Eksekutif Sumiyoshi-kai, kelompok Yakuza kedua terbesar bahkan menawarkan pengungsian bagi warga asing. Sementara Yamaguchi-gumi, kelompok Yakuza terbesar di negara sakura itu juga membuka kantor di seluruh negara serta mengirimkan kebutuhan kepada korban secara diam-diam.

Inagawa-kai merupakan kelompok yang paling aktif karena memiliki akar kuat pada daerah bencana. Inagawa-kai memblokade jalanan di Tokyo guna mengirimkan 50 ton perbekalan ke Hitachinaka City Hall, prefektur Ibaki, pada tengah malam tanggal 12 maret hingga pagi hari 13 maret 2011. Pengiriman tersebut tanpa menyebutkan pengirim karena takut adanya penolakan dari para korban.

Inagawa Kai mengirimkan 70 truk ke Ibaraki dan Fukushima yang memiliki tingkat radiasi nuklir tinggi. Secara keseluruhan, kelompok itu telah menggerakan barang kebutuhan sebesar 100 ton ke Tohoku. Mereka mengirimkan bantuan tanpa perlindungan apapun.

Angota Yamaguchi-gumi mengatakan pihaknya tidak ingin disebutkan sebagai pengirim guna menghindari penolakan dari korban. “Saat ini tidak ada seorang pun yang ingin diasosiasikan dengan kami, dan kami tidak suka jika bantuan kami ditolak,” kata anggota Yakuza itu seperti dilansir dari laman the Daily Beast. Salah satu anggota lain juga berkata, “Saat ini, tidak ada yakuza atau katagi (warga biasa) atau gaijin (orang asing) di Jepang sekarang. Kami adalah Jepang semua. Kita semua perlu membantu satu sama lain.”

Bagi anda yang tak kenal dengan Yakuza, mungkin akan terkaget-kaget pada awalnya. Tapi kegiatan filantropi ini sudah dimulai sejak tahun 1995 ketika gempa Kobe terjadi. Yamaguchi-gumi adalah pihak yang paling sigap tanggap bencana menyerahkan bantuan kepada korban ketika itu. Bantuan tersebut juga dibayar dengan dana yang mereka kumpulkan dari orang-orang di sekitar gempa.

Membingungkan memang. Siapa menyangka Yakuza yang sehari-hari melakukan praktek ilegal seperti mengumpulkan uang kemanan, pemerasan, dan kekerasan, bisa melakukan kegiatan kemanusiaan seperti ini. Meski begitu, sejak pasca perang Jepang, Yakuza berperan penting dalam menciptakan keamanan di negeri sakura.

Tapi tetap diingat Yakuza merupakan organisasi kriminal, dan mereka memiliki cara sendiri untuk menekan tingkat kriminalitas. Penduduk Jepang sendiri saat ini masih mengagumi dan menenggang aksi Yakuza.

Bagaimana dengan respons Kepolisian Jepang terhadap aksi bala bantuan ini? Ada perjanjian tak tertulis antara Polisi dan Yakuza. Kepolisian saat ini dapat menerima tindakan mereka tersebut asalkan mereka tak menjadikan hal ini untuk publisitas semata.

Saat ini terdapat lebih dari 80 ribu angota Yakuza. Polisi negeri Jepang biasa menyebutnya dengan shiteiboryokudan yang berarti kelompok yang menggunakan kekerasan.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s